Aku, kau, dan kegilaanku

Posted on

Aku masih memandang malam. Bagaimana dengan engkau duhai perempuanku?

Adakah engkau sama denganku?

Satu demi satu bintang mulai mengasingkan diri. Sementara mataku masih tajam menatap awan buritan.

Ah, dimana kata-kataku gerangan. Sedangkan bibir ini semakin berpagutan.

Liar!

Sorak sorai kelelawar makin mengantarku pada kesunyian. Ah, ramai kan? Bukan!

Itu hanya khayalan yang bertengger dalam jagat kegilaanku.

Biar!

See also  RINDU DENDAM

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *