Apa Kabar Waktu?

Posted on

Apa kabar waktu?

Terima kasih masih menyempatkan bersua denganku.

Sekian lama aku bercumbu denganmu, kuharap engkau tahu betapa manisnya aku.

Kemarin dan sekarang hanyalah kamu.

Pun demikian besok….

Aku berharap masih bersanding denganmu ditemani langit-langit rumah yang mulai membiru.

Apa kabar waktu? Aku bersyukur masih melihat wajahmu.

Tatih-tatih langkahku masih tegap mengarah ke jiwamu.

Oh rasa….

Begitu warna langit teramat indah ketika bercanda denganmu.

Apa kabar waktu?

Semoga sisa-sisa rindu ini berakhir dengan manis di pojok sungai itu.

Sungai yang didalamnya mengalir air-air putih.

Ditemani bidadari-bidadari yang masih perawan itu.

Oh… apa kabar waktu?

Marilah kita bercinta disela rindu itu…. Syahdu….

See also  KASIH.....

0 comments

  1. Mari berdamai dengan waktu… karena waktu tak pernah menyakiti atau bermacam-macam dengan kita. Kitalah yang menyakiti diri sendiri dengan menyia-nyiakan waktu :)).
    Menyejukkan sekali puisinya, Mas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *