JEGLONGAN SEWU (Jilid 2)

Dear para bikers yang super duper lemper pempers… Huek!  Semoga para bikers semua lagi dalam kondisi waras, bregas, dan masih bisa sepuas-puasnya tarik gas. Sebelum tulisan ini saya lanjutkan, ada baiknya sampeyan-sampeyan siapkan secangkir kopi ataupun teh tubruk yang dikasih gula. Ada baiknya lagi, sampeyan-sampeyan siapkan sapu dan juga batu. Siapa tahu tulisan ini bikin … Baca Selengkapnya

PERINDU NIRWANA

Jilbabmu masih saja bercengkrama dengan anggunnya jiwamusementara celotehan merpati tak lagi kau hiraukan Di awan sana, sepasang malaikat menatapmu dengan senyumnya yang jinggakepakan sayapnya membawa berjuta aroma suwarga Duhai wanita perindu nirwanaapalagi yang kau nantibergegaslah berlariselagi nafas masih tersimpan di hati

OBJEK “WISATA” INI SEDANG MENJADI VIRAL DI DUNIA MAYA

JEGLONGAN SEWU Jeglongan artinya Lubang (Lubang yang tidak pada tempat yang seharusnya), sedangkan Sewu berarti seribu. Kalau dipadukan, jeglongan sewu berarti seribu lubang alias jebakan Betmen. Wkwkwwk. Inilah penampakan objek “wisata” berupa jeglongan sewu tersebut. Maaf, saya ambil satu gambar saja. Malu saya harus memberitahukan keadaan ini ke seluruh pelosok dunia. Wkwkwkwk….

Setiap Bertemu Orang Itu

Met malem gaes… Udahlah, tanpa babibu dan kambingbu, apalagi wedhus-bu, saya mulai cerita ini dengan begitu antusias, berkelas, dan berimbas. Untuk menyamarkan pelaku yang sebenarnya, maka saya diganti menjadi gue… Kalian diganti dengan elo pade, kamu diganti dengan elu. Bagaimana, setuju? Sedelapan? Sekarepmu lah… Sebelum saya melanjutkan cerita ini, kisah, pelaku, maupun tempat dan kejadian … Baca Selengkapnya

GERIMIS

Tahukah kau, ada banyak tempat untuk menikmati rintihan gerimis Namun di pembaringan ini, aku lebih leluasa menikmati rintihannya… Bukan karena sepinya ruang… Apalagi sempitnya hati… Tahukah kau kenapa? Karena disinilah semua rindu itu bertemu…. Ditulis juga di twitter saya : @dachodarsono