HAL- HAL MENGESANKAN KETIKA NAIK KERETA API

Selamat sore sobat blogger yang berbahagia. Apakah kalian sudah makan? Jika belum, segeralah makan. Berdasarkan pengalaman pribadi saya yang sering telat makan, ujung-ujungnya dari menunda-nunda makan ini adalah penyakit maag. Bahkan asam lambung saya pernah naik gara-gara sering telat makan.

Maka saran saya, makanlah terlebih dahulu. Jika sudah makan, mari kita pacaran… Eh, silahkan baca postingan yang saya beri judul, “Hal-hal Mengesankan Ketika Naik Kereta Api.” Makan dulu yah!

Bagi yang sudah makan dan sedang bersantai ria atau mungkin tiba-tiba terdampar di blog ini, saya ucapkan selamat datang. Silahkan menikmati postingan-postingan di blog ini. Semoga bermanfaat dan membuat Anda semakin gemuk, eh, semakin sehat pikiran dan sehat raganya tentunya.

Baiklah, kita lanjutkan postingan bahwa naik kereta api itu mengesankan.

Foto beberapa tahun yang lalu ketika menuju Sidoarjo, Jawa Timur menggunakan kereta api 



Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah koran lokal yang membicarakan perihal kereta api. Menurut pejabat negara yang diwawancarai koran lokal tersebut, sekarang pelayanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah setingkat dengan pelayanan angkutan sejenis yang berada di negara Malaysia dan Singapura. Wuih, hebat kan?



Foto rel kereta api di salah satu kota di Jawa Timur
Jujur, sebagai orang yang tidak pernah bepergian ke Malaysia dan Singapura, saya tidak tahu persis apakah yang disampaikan oleh pejabat tersebut benar apa adanya. Namun sebagai warga negara Indonesia, saya senang dan bangga atas prestasi yang telah diraih oleh PT. Kereta Api Indonesia.

Walaupun saya tidak pernah ke luar negeri, tapi sebagai orang yang pernah menikmati jasa pelayanan kereta api Indonesia, saya akui bahwa saat ini kereta api merupakan angkutan darat yang nyaman dan mengesankan tentunya.

Hasil jepretan dari dalam gerbong kereta api



Untuk kenyamanan, saya pikir pelayanan PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) sudah memuaskan, bahkan sangat memuaskan kalau menurut saya.



Bayangkan saja, dulu dijaman saya SMA, yang namanya stasiun itu sangat semrawut. Selain ada pedagang asongan, masuk ke stasiunnya saja sudah bikin malas. Antri dan berdesak-desakan. 


Kalau sekarang? Ho ho ho. Tidak sembarang orang langsung bisa masuk ke dalam stasiun. Hanya pekerja KAI, petugas keamanan dan beberapa oknum yang memang ditugaskan yang bisa masuk ke dalam sana. Pedagang asongan? Sepengetahuan saya sudah tidak ada lagi.

Lalu bagaimana dengan para calon penumpang? Mereka diperiksa satu persatu, dan tolong catat ini, wajib membawa kartu identitas pribadi yang diakui secara formal oleh negara, KTP dan SIM misalnya. 


Untuk masuk ke stasiunnya pun diatur sedemikian rupa. Jika kereta yang hendak dinaikin masih lama, maka penumpangpun harus rela menunggu dulu di luar stasiun. Yang diperkenankan masuk hanyalah mereka-mereka yang keretanya sudah atau mau sampai di stasiun. Mengesankan bukan?

Di depan stasiun Sidoarjo, Jawa Timur

Nah, bagi kalian yang gemar main gadget, sembari menunggu kereta api, kamu bisa kok main gadget seperti wanita yang satu ini 🙂



Main gadget atau mau nyari pokemon? Entahlah… Ini gambar diambil beberapa tahun yang lalu



Hal mengesankan selanjutnya adalah ketika sudah berada didalam kereta apinya. Kalau dulu ada yang duduk di atas koran bekas, sekarang sudah tak ada lagi bro.



Semua penumpang duduk di tempat duduk sesuai dengan nomor tiketnya masing-masing. Dan asyiknya, setiap tiket akan diperiksa oleh petugas kereta apai yang gagah dan jujur tentunya. Salut buat PT. KAI 🙂

Tak ada pedagang asongan di kereta api. Dan mengesankan sekali,walaupun saya menggunakan kereta api kelas ekonomi, namun sudah ada AC nya. Merokok? jangan harap!

Bagi siapa saja yang ketahuan merokok selama perjalanan, maka jangan salahkan kalau petugas akan menurunkan Anda pada pemberhentian berikutnya. Ini sudah aturan! Keren sekali bukan?

Dan catat juga ini, bagi kalian yang tidak atau mungkin lupa membawa bekal makanan maupun minuman, jangan khawatir. Walaupun tidak ada lagi pedagang asongan, namun pegawai restorasi kereta api setiap beberapa menit sekali akan menjajakan aneka minuman dan makanan yang menurut saya sih bersih dan lumayan enak lah untuk ukuran anak kampung seperti saya ini. Hehehe.

Kondisi di stasiun sudah, di dalam gerbong sudah, lalu apa lagi hal mengesankan selain itu? Ya tentu saja perjalanannya bro, cepat sampai. Hehehe.

Itulah hal-hal mengesankan ketika naik kereta api. Harapan saya, semoga PT. KAI semakin meningkatkan pelayanannya. 



Oh ya hampir lupa, saat ini ada pengerjaan proyek pemerintah yaitu pembangunan double track kereta api. Semoga dengan bertambahnya “jalan” kereta api ini, volume jumlah kereta api semakin ditambah sehingga dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Indonesia yang haus akan mode transportasi yang nyaman dan aman. Semoga saja.

Harapan juga sekaligus untuk angkutan darat yang lain. Semoga angkutan darat yang lain seperti bus, ojek, taksi dan lain sebagainya juga memberikan pelayanan yang memuaskan untuk para konsumennya.

Sekian postingan saya tentang hal-hal yang mengesankan ketika naik kereta api. Semoga bermanfaat. Ayo naik kereta api!


Sumber gambar : 
Koleksi pribadi dan album facebook saya (https://www.facebook.com/dacho.darsono)





8 pemikiran pada “HAL- HAL MENGESANKAN KETIKA NAIK KERETA API”

  1. naik angkutan umum terutamanya naik Kereta Api dengan banyaknya para penumpang dengan berbagai prilakunya tentu akan sangat berkesan dan akan pula banyak hal yang dapat di ceritakan dalam sebuah artikel seperti halnya diatas tersebut

    Balas
  2. Benar kang, sekarang memang kereta api rapi, nyaman. Tapi kadang karena terlalu rapi dan sesuai aturan, ada hal-hal yang perlu jadi koreksi dan perbaikan lagi. Sebagai contoh, tahun lalu saya mengantarkan kak perempuan dan anak-anaknya ke stasiun, kebetulan kedua anaknya sakit, sementara suaminya sudah ada di bekasi. Lantaran saya tidak memiliki karcis, terpaksa kedua anak kecil yang sedang sakit itu harus gendong tas, miris juga kang. padahal saya sudah memohon ke satpam untuk sekedar mengeendong tas ke tempat duduk diruang tunggu. miris banget

    Balas
  3. ada lagi kesan yg tak saya tulis mang…
    yaitu ketika saya pulang dari Sidoarjo… kebagian kursi yg isinya 3 orang…
    gemuk2 semua lagi..
    xixixiix…
    berkesan 🙂

    Balas

Tinggalkan komentar