JALAN BERLUBANG

Assalaamu ‘alaikum wr.wrb. 

Selamat pagi sedulur blogger yang baik dan benar. Semoga kebahagiaan, kesejahteraan, dan rezeki yang melimpah senantiasa bersama kalian, keluarga kalian, sahabat-sahabat kalian, dan tentunya juga para selingkuhan kalian. Mbuehehehehe… Gasle pisan!


Postingan ini terinspirasi ketika kemaren sore saya mandi sambil nyanyi-nyanyi. Serius!

Ceritanya begini. Beberapa minggu ini, entah kenapa sepulang dari kerja ada perbedaan yang terasa pada sekujur tubuh ini. Mulai dari rambut kepala, rambut ketek, rambut dada, rambut perut, dan rambut-rambut lainnya yang senantiasa saya kramas pakai detergent bubuk. Yupz, biasanya sih pegal-pegal tidak menghampiri. Tapi dalam beberapa hari/minggu ini badan agak pegal. Setelah merenung sembari berpikir jorok, akhirnya saya berkesimpulan seperti ini, “Apakah ini akibat dari perjalanan yang agak berbeda?”

Hmmm… Maksudnya apa nih mas?

Begini maksudnya….Perjalanan yang agak berbeda yang saya maksud disini adalah perjalanan yang tidak sama. Ya elahhh… Tidak sama karena keadaan jalan yang pada bolong-bolong alias banyak lubang. So, insting playboy saya pun hadir. Tlikung sini tlikung sana. Putar sini putar sana. Banting sini banting sana. cium sini cium sana. EH! Pokoknya meliuk-liuk menghindari lubang-lubang yang tersusun tidak rapi selama di jalan.

Dikarenakan saya seringnya naik motor bebek, dan lubang-lubang itu juga sangat lincah mengincarku, akhirnya saya sering masuk ke dalam jebakan lubang-lubang jalanan itu.

Mencium lubang di jalan pastilah mempunyai resiko. Njungkel, ban bocor (apalagi yang angin/oksigen-nya sedikit- saya pernah ngalamin dan harus ganti ban), dan yang lebih miris lagi adalah terpental ke kiri/kanan jalan adalah beberapa resiko dari nyium lubang di jalanan. Bagaimana tidak miris, kalau dari belakang/depan ada mobil yang melaju kencang. Tahu kan akibatnya? Na’udzubillah.

Nah, dari perjalanan yang kurang nyaman itulah (saya pikir) salah satu kemungkinan penyebab badan ini terasa agak berbeda. Pegel-pegel kiyeh kang! Bangkrek!!!!


Sekian laporan dari TKP. Bagi Anda yang tinggal di wilayah Banyumas, terutama yang biasa melewati jalur PURWOKERTO-WANGON via JATILAWANG, dimohon kehati-hatiannya. Begitupun kepada sedulur blogger semua yang mengalami nasib yang serupa dengan saya.

Walaupun begitu, tetaplah berbahagia. Karena dengan adanya jalan yang berlubang, maka skill kamu akan tercurahkan. Selain itu akan ketahuan juga siapa pembalap jalanan sejati sesungguhnya. Kamu atau si Boy! *kalau saya sih milih Reva… Mbuehehehe….


Oh ya, jangan salahkan siapapun juga. Hanya akan membuat dongkol hati ini. kalau sudah dongkol, maka kebahagiaan tidak akan sampeyan-sampeyan rasakan. Nikmati sajah…. Dan tetaplah tersenyum sambil megang pestol…. Mbuehehhe…



Wassalam..
Nb. Jangan pernah pipis di jalan! Memalukan tau???


Sumber gambar : users.telenet.be

Satu pemikiran pada “JALAN BERLUBANG”

  1. Saya milih raya aja Mas 😀
    Memang sih daripada menyalahkan orang lain mending nikmati saja atau kalau bisa kita yang sukarela bergerak ya Mas 🙂

    Balas
  2. Si Raya emang ndak cantik2 amat.. tapi kalau diliatin, ndak mbosenin… type2 saya sebenarnya #pleboyi pisan yah saya

    ya ya ya…
    Bila perlu kita beli pasir sama krosok sendiri, kita urug sendiri….
    ndak usah nunggu danane si Blorok…. mbuehehehe….

    Balas

Tinggalkan komentar