Ternyata Hari Ibu Dirayakan oleh Lebih dari 75 Negara di Dunia

Sumber Gambar


Table of Contents

Ternyata Hari Ibu Dirayakan oleh Lebih dari 75 Negara di Dunia


Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya.Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebastugaskankan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. (WIKIPEDIA)

====================================================================
Wah, saking semangatnya nulis sampai lupa nanyain kabar temen-temen semua. Pa kabar prends? Semoga kalian lagi jogetan di atas kasur sambil bilang….”Nyatanya… Nyebelin!” Mbuehehe…

Nah, menjelang akhir tahun ini, saya yakin kalain lagi merencanakan, minimal ya ngebayangin, mau ke rumah mantan yang mana ngapain yah saya di tahun baru nanti?

Sudahlah…. jangan terlalu dipikirkan. Yang namanya perayaan ya biasalah. Rame!

Yang penting ini nih, setiap tahun berganti, maka semangat kudu terus dinyalain biar cita-citamu tercapai. Oke? FIX!

Di hari ibu ini, saya juga yakin teman-teman pasti ada yang ngucapin ke ibu..Ya eyalah, masa ke Bapak Guru TK… KAGAK MUZKIN!


Kalian tahu belum tentang sejarah hari ibu?


Atau gini dech pertanyaannya, kenapa hari ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember? Tidak di tanggal kelahiran saya *11 Februari?

Nah, jawabannya, silahkan googling!

Terima kasih google…
Hahahaa…

Kenapa hari ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember?Ini ada sejarahnya tersendiri.


Dan hebatnya, perayaan hari ibu di Indonesia ternyata berkaitan dengan perjuangan kaum ibu melawan berbagai bentuk penjajahan yang ada di Indonesia.

Keren kan ibu-ibu di negara ini?

Sejarah hari ibu tidak bisa dilepaskan dari Kongres Perempuan pertama yang dilaksanakan di pendopo dalem Jayadipuran milik Raden Tumenggung Joyodipoera di Yogyakarta Hadingingrat pada tanggal 22 Desember 1928… Catet yah, 1928!


Kongres ini dihadiri oleh beberapa wakil organisasi perkumpulan seperti : Boedi Oetama, Aisyah, Walfadjri, PNI, perempuan Indonesia, Jong Islamieten Bond, JOng Java, jong Madura dan beberapa organisasi lainnya.

Sekitar 600 perempuan dari berbagai latar pendidikan dan usia hadir di pertemuan ini.

Apa sih yang dibahas dalam kongres pertemuan itu? Ya tentunya segala sesuatu yang berhubungan dengan RELASI PEREMPUAN.

Akhirnya 22 Desember diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 sebagai hari ibu.



Ternyata Hari Ibu Dirayakan oleh Lebih dari 75 Negara di Dunia

Dan tahukah kamu, ternyata hari ibu tidak hanya ada di Indonesia. Hari ibu dirayakan oleh lebih dari 75 negara lain di dunia. Tentu saja dengan sejarah, waktu dan caranya masing-masing.

Hari ibu di Amerika Serikat misalnya, dirayakan pertama kali pada tahun 1908, ketika Anna Jarvis mengadakan peringatan atas kematian ibunya di Grafton, West Virginia. (WIKIPEDIA)


Pada tahun 1908, Kongres menolak proposal untuk menjadikan Hari Ibu sebagai hari libur nasional. Pada tahun 1911, seluruh negara bagian di Amerika Serikat menjadikan Hari Ibu sebagai hari libur. Pada tahun 1914,Woodrow Wilsonmenandatangani deklarasi untuk menjadikan Hari Ibu sebagai hari libur nasional. 


Negara seperti  AustraliaKanadaJermanItaliaJepangBelandaMalaysiaSingapuraTaiwan, dan Hong Kong, Hari Ibu atau Mother’s
Day
 (dalam bahasa Inggris) dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua
bulan Mei

Di beberapa negara
Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional atau International
Women’s Day
 diperingati setiap tanggal 8 Maret


 Ternyata Hari Ibu Dirayakan oleh Lebih dari 75 Negara di Dunia

Ternyata banyak yah negara-negara yang merayakan hari ibu ini. Terang saja dengan tanggal dan sejarah yang berbeda.


Apa sih pentingnya Hari Ibu

Nah, mungkin ada pertanyaan seperti itu, Apa sih pentingnya merayakan hari ibu?
Menurut saya sih penting.Khususnya di negara kita.
Karena akan mengingatkan pada kita akan perjuangan kaum ibu yang tak kalah dahsyatnya dengan kaum laki-laki.
Bayangkan saja, itu di tahun 1928 lho. Perempuan di negara kita sudah paham akan arti penting dan kedudukan perempuan dalam ranah perjuangan.
Untuk pribadi kita sendiri, coba tanyakan…
1. Sudah berapa kali kita menyusahkan ibu kita
2. Sudah berapa kali kita, mungkin marah pada ibu kita
3. Sudah berapa kali kita menolak perintah ibu kita
4. Sudah berapa kali kita memberikan kebahagiaan kepada ibu kita
5. Kapan terakhir kita bertemu dengan ibu kita
Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan lainnya yang berhubungan secara pribadi dengan obu kita.
Menurut saya, hari ibu pantas dirayakan. Minimal untuk semakin meningkatkan perasaan sayang dan cinta kita kepada ibu kita.
Selamat hari ibu.
Untuk ibuku, ananda mohon maaf…. Belum bisa membahagiakan ibu sepenuhnya 🙁

Sekian postingan tentang Ternyata Hari Ibu Dirayakan oleh Lebih dari 75 Negara di Dunia.

Semoga bermanfaat.
Sumber : Google dan Wikipedia

Tinggalkan komentar