Viral Kisah Fat Cat Rela Transfer Rp1 M untuk Pacarnya, Bunuh Diri Karena Tak Pernah Dianggap

Fat Cat

 

masdarsono.com-Viral Kisah Fat Cat Rela Transfer Rp1 M untuk Pacarnya, Bunuh Diri Karena Tak Pernah Dianggap

Sebuah kisah yang menggugah hati banyak orang dan menjadi viral di media sosial adalah tentang Fat Cat, seorang gamer berusia 21 tahun dari China yang dikenal dengan nama asli Pang Mao. Kisah ini menjadi perhatian publik setelah Fat Cat melakukan tindakan tragis karena merasa tidak pernah dianggap oleh pacarnya meskipun telah mentransfer sejumlah besar uang.

Fat Cat, yang dikenal dalam komunitas gaming, telah mengumpulkan uang sebanyak Rp1 miliar untuk Tan Zhu. Namun, Tan Zhu tetap menunjukkan ketidaktertarikannya, yang membuat Fat Cat hidup hemat dan hanya menghabiskan Rp20.000 sehari untuk makanan. Tragisnya, meskipun telah memberikan segalanya, Fat Cat merasa cintanya tidak terbalas, yang akhirnya mendorongnya untuk mengakhiri hidupnya.

Kisah ini telah memicu diskusi luas tentang pentingnya kesehatan mental dan dampak dari hubungan yang toksik. Banyak netizen menyatakan simpati mereka kepada Fat Cat dan mengkritik perilaku Tan Zhu yang dianggap telah memanfaatkan kebaikan hati Fat Cat³. Kisah ini menjadi pengingat bagi banyak orang tentang pentingnya mengenali tanda-tanda hubungan yang tidak sehat dan mencari bantuan ketika diperlukan.

Melanjutkan kisah Fat Cat, tragedi ini telah memicu perdebatan hangat di media sosial dan di antara komunitas gaming. Banyak yang merasa bahwa kisah ini adalah peringatan keras tentang bahaya hubungan yang tidak sehat dan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental.

Siapa Fat Cat

Fat Cat, seorang gamer populer yang ditemukan meninggal pada 10 April.  Fat Cat mengakhiri hidupnya setelah merasa tidak dianggap oleh pacarnya meskipun telah mentransfer uang dalam jumlah besar.

Baca Juga  China Mendesak Israel untuk Menghentikan Agresi di Rafah

Peristiwa ini terjadi pada pertengahan April 2024. Kisah ini menjadi viral di Jakarta dan berbagai daerah lainnya melalui media sosial. Fat Cat merasa hubungannya dengan Tan Zhu tidak mendapatkan pengakuan yang diharapkan, meskipun telah memberikan dukungan finansial yang besar.

Fat Cat bertemu dengan Tan Zhu melalui game online dan mereka menjalin hubungan. Meskipun Fat Cat berusaha membuat Tan Zhu bahagia, respons dari Tan Zhu tidak seperti yang diharapkan Fat Cat.

Kronologi

Kronologi yang menyedihkan ini dimulai ketika Fat Cat, yang mencari nafkah dengan membantu orang lain menaikkan peringkat mereka di game online, bertemu dengan Tan Zhu melalui sebuah game. Mereka berpacaran selama dua tahun, dan Fat Cat bahkan pindah ke Chongqing untuk menghindari hubungan jarak jauh. Selama hubungan mereka, Fat Cat hidup sangat hemat, mengirimkan semua uang yang dimiliki untuk pacarnya, dengan harapan Tan Zhu akan menikah dengannya setelah dua tahun berpacaran.

Namun, sejak April 2024, Tan Zhu mulai memperlakukan Fat Cat dengan dingin dan ingin putus dengannya. Fat Cat, yang telah mentransfer 510.000 yuan (sekitar Rp 1,1 miliar) kepada pacarnya selama mereka berpacaran, merasa bahwa semua usahanya sia-sia. Pada akhirnya, perasaan tidak dihargai dan putus asa mendorongnya untuk mengambil tindakan tragis dengan melompat dari jembatan Chongqing.

Kisah Fat Cat telah menjadi simbol dari perjuangan yang dihadapi banyak orang dalam hubungan yang toksik dan pentingnya mendapatkan dukungan yang tepat. Ini juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang sehat dan saling menghargai, serta pentingnya dialog terbuka tentang kesehatan mental di masyarakat.

Diambil dari berbagai sumber di google.com.

 

Tinggalkan komentar