JAM SETENGAH ENAM

Selamat pagi wahai penduduk yang barusan mandi. Bagi yang belum mandi, silahkan buka baju kalian masing-masing satu persatu. Bagaimana? Sudah dilepas semua? Silahkan terjun ke bak mandi berukuran 1 x 1,5 meter. Eits, tunggu dulu… Biar lebih ada sensasinya, sebelum kalian nyemplung ke bak mandinya, kasih bak mandi kalian itu dengan puluhan janda, eh malah ngomongin janda… Kasih bak mandi kalian itu dengan berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan seperti : ular, macan, serigala, singa dan gajah.

Kali ini saya masih bercerita mengenai dunia bikers. Boleh tidak? TIDAK!
Bodoh amat! Amat saja tidak bodoh-bodoh tidak.

Sebagai karyawan yang sering tela(t)an, saya sadar bahwasanya itu tidak baik untuk image seorang Darsono yang gagah dan rupawan seperti Burisrawa. *eh, salah yah saya? (Udah ndak usah dimakan, ntar juga sembuh).

Tapi telatnya juga tidak telat-telat amat sih. Kadang lima menit. Kadang lima belas menit. Kadang juga satu minggu.

Okey, untuk yang satu itu saya pernah ditanya sama teman kerja saya. “Kenapa telat?” Spontan saya jawab, “Terlambat diangkat!” *bagi yang nyambung, alhamdulillah. Yang gak nyambung ya sana coba cari sebenarnya apa yang saya maksudkan.

Bagaimana? Sudah paham? BELUM!
TANYA KE DOKTER KANDUNGAN ATAU KE PACAR KAMU YANG LAGI TELAT DATANG BULAN ALIAS HAMIL. “KENAPA TELAT?” YA KARENA ELU TERLAMBAT NGANGKATNYA!
*kamfretttt…. Gitu ajah gak paham… (Buat Izhar KAMPRET, sorry kali ini elu emang harus dilibatin. Alesannya karena elu belum disunat sebanyak tujuh belas kali).

Mari dilanjut pertarungannya. Nah, bicara masalah telat, memang karena saya berangkatnya siang. udah gitu ajah. *jujur itu tampan



Dan kenapa siang, karena salah satu waktu favorit saya adalah jam tujuh. Wah, apapula ini? Yupz, jika saya berangkat jam tujuh, saya hanya membutuhkan waktu sekitar 15 – 20 menit untuk sampai di tempat kerja. Normalnya sih sekitar 45 menit sampai satu jam.

Namun dikarenakan jam tujuh sudah banyak yang masuk ke habitat masing-masing, maka jalanan lumayan sepi, bahkan kadang kelewat sepi. Itulah kenapa saya sering berangkat jam tujuh dari rumah.

Alasan yang lainnya adalah….. saya terlebih dahulu mengantar ayang saya ke tempat kerjanya. Bolak balik ke tempat kerja ayang saya sekitar 30 sampai 35 menitan 🙂  So (to babat), itung-itungan sebenarnya saya berangkat kerjanya jam 6 lebih sekilo. Wkwkwkwkwk.

Sebenarnya sih ada lagi jam favorit saya untuk berangkat kerja. Jam berapakah itu? Jam setengah enam 🙂

Disamping jalanan masih sepi, pada jam-jam seperti itulah banyak gadis dan mamah-mamah muda lagi nyapu halaman rumah mereka. Halah, gitu aja kok sitimewa, eh istimewa… Apa istimewanya?

Ya karena ketika mereka menyapu halaman rumah/teras, mereka masih pakai baju tidur yang tipis-tipis dan keteknya kelihatan. *WAK WAWWW


Sekian.




Satu pemikiran pada “JAM SETENGAH ENAM”

  1. Ya tau lah nik… wong dulu gue yg ngukir sunatannya kok!
    Gue sama Izhar maen-nya gundu Nik… ya sejenis permainan teka teki silang yang tidak disilangkan…
    Yuuk kita bersilang pendapat…

    Balas
  2. Wkwkwk ngomongoin masalah telat 😀 aku sering telat juga sih. Tapi masih normal telatnya. kadang 5 menit. 10 menit sampai satu jam wkkwk 😀

    Kalau telat ngangkat :' belum pernah. Masukin aja belum -_-

    Balas

Tinggalkan komentar